Nyabu Dulu

Selamat Pagi Sob.. *weitss blog gandem udah kayak anak galau di perempatan desa 😀 wkwk

Blog Gandem! – Nyabu atau kepanjangan nya Nyarapan Bubur. yapp akhir akhir ini gandem mencoba merubah pola makan. yang biasanya makan 2 kali sehari dengan menghilangkan menu sarapan pagi. sekarang berubah menjadi tetap 2 kali sehari namun makan malamnya yang hilang dan diganti sarapan pagi. well itung-itung buat ngirit dan menjaga perut biar nggak buncit 😀 wkwk

pagi ini saya sarapan bubur ayam di Bubur Ayam Mantab Mas To di Jalan Tentara Pelajar dekat Dinas Damkar Pekalongan depannya RUPBASAN Pekalongan Kota. monggo dicari saja ini koordinatnya ( Lat S 06º52’38.897″ Long E 109º40’12.213″ ) kalau nggak ketemu tanya GPS (gunakan penduduk sekitar)

Bubur Ayam plus Sate Telur Puyuh

Bubur Ayam plus Sate Telur Puyuh

wess enak pora kui kang 😀 Bubur dikasih toping suwiran daging ayam, potongan cakwe, remukan (remah remah) emping dan kerupuk, taburan bawang goreng, dan kacang goreng. ditambah satu sunduk/tusuk sate telur puyuh, tapi ini sate telur kenapa gak coklat ya? ada yang tahu ini dimasak apa ya 🙄

sedikit beda penampakan bubur ayam disini. perbedaannya pada ukuran kuah. bubur disajikan dengan kuah opor yang sedikit sekali. jadi kalau mau kuah yang banyak kita tinggal menambahkannya karena kuah disajikan secara terpisah tapi tenang saja walau terpisah kuahnya masih hangat kok.

ini kuahnya dalam botol

ini kuahnya dalam botol

Buburnya mantab gan kuahnya itu berasa banget opornya entah beneran pakai kaldu ayam asli atau cuma bumbu instan. krupuk emping sama kacangnya memecah suasana lembut bubur beras putihnya yang bikin krenyes krenyess gitu. disela sela itu ada rasa empuk dari cakwe/cakue. tapi kalau saya kurang srek sama yang original pasti saya tambahin sambel satu sendok, bubuk merica sama kecap dan diaduk.. 😀

Wujud yang sudah dicampur dan diaduk

Wujud yang sudah dicampur dan diaduk

gimana? penampakannya memang kurang sedep karena skill fotografi saya masih ecek ecek ditambahi alat yang seadanya (kamera hape) begitulah jadinya. Porsinya pas lah buat penderita lambung bocor (doyan makan) bikin kenyang 1 porsi saja cukuplah. kalau sekira nya terlalu banyak bisa kok minta setengah porsi buburnya. untuk minumnya ada air putih, es teh, dan teh anget selain itu tidak ada gan.

buka mulai pukul 05.30 s/d habis. pas lah kalau buat sarapan mau berangkat kerja, sekolah, atau pulang olahraga pagi 😀 seporsi dihargai Rp 8.000,-

monggo yang lagi mampir di Pekalongan Pagi hari bisa lah mampir kesini rekomended kok rasanya sama porsinya. untuk tempatnya mungkin yang jadi masalah karena cuma menyediakan tempat 1 meja panjang untuk ±8 orang dan karpet lesehan ±4M²

Sekian celotehan pagi ini dari saya.. terima kasih sudah berkunjung :mrgreen:

Iklan

10 thoughts on “Nyabu Dulu

  1. Ping balik: Kehilangan cahaya di usianya kini | Blog Gandem!

Jangan Lupa Komentarnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s